طبيب الطب النبوي Dokter Pengobatan Nabawi

Islam, Hukum, Sholat, Tatacara

Hukum Onani di Bulan Ramadhan

with 49 comments


Fatwa Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin -rahimahullah

Tanya : Apa hukum seorang pemuda yang melakukan onani di bulan Ramadhan dalam keadaan dia tidak mengetahui bahwa perbuatan ini merupakan pembatal puasa dan ketika syahwat bergejolak, sahkah puasanya?

Jawab : Hukumnya ialah tidak apa-apa baginya. Artinya puasanya tetap sah. Karena sebagaimana yang telah kita ketahui sebelumnya bahwa seseorang itu tidaklah batal puasanya kecuali dari tiga syarat :

a. Dia dalam keadaan tahu kalau ini termasuk pembatal puasa
b. Dia ingat dan tidak dalam keadaan lupa
c. Memiliki kemauan (bukan dipaksa-red)

Akan tetapi saya katakan bahwa wajib baginya bersabar untuk tidak melakukan onani karena ia adalah HARAM. Berdasarkan firman Allah :

“Orang-orang yang beriman ialah orang yang menjaga kemaluannya. Kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak-budak yang mereka miliki. Maka sesungguhnya dalam hal ini tidak tercela. Barangsiapa yang mencari di balik itu maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas” (QS. Al-Mukminun : 5-7)

Dan juga Nabi Shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda :

“Wahai para pemuda, barangsiapa diantara kalian yang mampu untuk menikah maka menikahlah, karena menikah itu lebih menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Dan barangsiapa yang belum mampu, maka hendaklah ia berpuasa” (HR. Bukhari No. 1905, Muslim 3379)

Jika saja onani itu dibolehkan, niscaya Rasulullah akan membimbing kepada hal yang demikian, karena hal ini sangat mudah bagi para mukallaf dan seorang itu mendapatkan kesenangan. Berbeda dengan berpuasa, padanya terdapat kesusahan. Maka tatkala Nabi Shallallaahu ‘alaihi wasallam mengarahkan bagi orang yang tidak mampu menikah, untuk berpuasa.Ini menunjukkan bahwa onani itu suatu yang tidak boleh untuk dilakukan oleh seseorang. (af)

Sumber : 48 Soal Jawab tentang Puasa bersama Syaikh Utsaimin-rahimahullah, Penulis : Syaikh Salim bin Muhammad Al-Juhani, Penerbit : Maktabah Al-Ghuroba’ Solo. http://almakassari.com/?p=180

* * *

Tanya :  Apabila seorang yang berpuasa bermimpi dan mengeluarkan air mani (mimpi basah) pada waktu siang di bulan Romadlon apakah membatalkan puasa ?

Dan apakah wajib baginya untuk menyegerakan mandi janabah (mandi wajib)?

Jawab : Tidak membatalkan puasa karena bukan dari kehendak dan kemauannya, dan wajib baginya untuk mandi janabah.

Misalnya, kalau ada seseorang bermimpi mengeluarkan air mani pada waktu setelah sholat fajar/subuh dan menunda mandi janabah (mandi wajib)nya sampai masuk waktu sholat dhuhur, maka yang demikian tidak apa-apa. Seorang suami/istri yang berjima’ pada malam bulan Romadlon dan menunda mandi janabahnya sampai masuk waktu fajar/subuh, yang demikian tidak apa-apa. Karena sesungguhnya Rosululloh pernah berjima’ dengan istrinya pada malam hari dan masih dalam keadaan junub di waktu subuh, kemudian beliau mandi janabah dan menjalankan puasa.

Demikian juga wanita yang haid dan nifas, apabila keduanya suci/bersih pada waktu malam (setelah habis waktu sholat isya’) maka boleh baginya menunda mandi janabah sampai waktu shubuh kemudian berpuasa. Tetapi tidak boleh bagi keduanya menunda mandi janabah atau sholat sampai terbitnya matahari.
Wajib baginya bersegera mandi janabah setelah masuk waktu subuh dan menjalankan sholat tepat pada waktunya. (Syaikh bin Baaz).

(Di terjemahkan oleh Al Ustadz Abu ‘Isa Nurwahid dari Kitab Fatawa As Shiyam Syaikh bin Baz dan Syaikh Utasimin, Syarhul Mumthi’ Ibnu Utsaimin, Ijabatus Sail Syaikh Muqbil bin Hadi Rahimahullah )

Sumber : Buletin Da’wah Al-Atsary, Semarang. Edisi 17 / 1427 H

About these ads

49 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. melakukan onani pda pagi hari sebelum sholat shubuh dan menunda mandi wajibnya sebelum sholat dzuhur apakah puasanya batal..

    anggodo

    August 18, 2012 at 05:00

  2. aduh ternyata haram yah !!! tp positif nya menghindari dari perbuatan zinah karna Nafsu birahi ga bisa di tahan menurut saya kita hanya manusia biasa yg pasti Dosa sudah di sangat banyak, semoga saya bisa mengurangi sedikit2 kebiasaan buruk ini, saya teringat perkataan Rasullallah perang besar adalah perang melawan hawa nafsu, tak kemungkinan sangat besar manusia masuk neraka

    DARK

    August 9, 2012 at 05:46

  3. pak mau tanya misalnya kalo onani pada bulan ramadhan tapi di malam hari karena tidak bisa menahan birahinya dan dia belum menikah, apakah haram hukumnya?
    (masih remaja 18 thn)

    av

    August 6, 2012 at 23:25

  4. pak mau tanya misalnya kalo onani pada bulan ramadhan tapi di malam hari karena tidak bisa menahan birahinya dan dia belum menikah, apakah haram hukumnya?

    av

    August 6, 2012 at 23:23

  5. saya remaja 17 th, onani di sengaja pada bulan ramdhan, dapat menyebabkan puasanya batal tidak….???

    bagas

    July 28, 2012 at 21:44

  6. Trimakasih pak ustad. Aku kan onani blm tahu jdi gak btl puasax. Allah trimakasih

    Aldi bimantara

    July 28, 2012 at 02:53

  7. Gini pak ustad,,sya ank yg usiax msih 16 thun,,pas puasa sya sangat ingin onani,,tpi sya takut puasa sya batal..jdi Mr.P sya berdiri,,dan mengeluarkan lendir namun bukan mani,,apa kha puasa sya batal pak ustad..??

    Riskal

    July 24, 2012 at 11:13

  8. ketika kita onani di bulan ramadhan pada malam hari ,,apakah bisa mandi janabahnya di pagi hari ???

    ieszzy

    July 23, 2012 at 23:29

  9. Udah…tp aku tatap menjalani puasa ‘

    ade ahamad

    August 25, 2011 at 14:59

  10. benarkah ONANI bisa bawa sial????
    mohon jawabannya, , ,

    ubay

    August 20, 2011 at 08:27

  11. taaakkkuuut, , , , ,
    tapi pengen, , , ,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,

    ubay

    August 20, 2011 at 08:23

  12. arygore@ymail.com (apa hukumnya orang yang puasa dan melakukan hubungan seksual d siang hari dengan sejenis, mohon jawaban nya ya,

    ary

    August 17, 2011 at 13:08

    • bro, ente mah ada2 saja… nama hubungan gituan dengan sejenis mau bulan apa aja tetep HARRRAAAAMMM…… pzt..pzt..pzt…

      Prie

      August 20, 2011 at 04:53

      • setuju brooo,
        Allah menciptakan kita dengan berpasang-pasangan, mana ada hubungan sesama jenis, haram !! yang gituan yahudi punya itu, yahudi dengan siapa saja atau dengan apa saja tidak masalah bagi mereka.

        somads

        July 27, 2012 at 22:38

  13. haha aq dh rosak

    madara tobi

    August 13, 2011 at 15:00


Bagaimana menurut Anda?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s