<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: MASALAH KHITAN YANG PALING SERING DIHADAPI DAN SOLUSINYA</title>
	<atom:link href="http://kaahil.wordpress.com/2009/07/08/masalah-khitan-yang-paling-sering-dihadapi-dan-solusinya/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kaahil.wordpress.com/2009/07/08/masalah-khitan-yang-paling-sering-dihadapi-dan-solusinya/</link>
	<description>Bekam, Fatwa Kesehatan dan Thibbun Nabawi</description>
	<lastBuildDate>Sat, 05 Dec 2009 09:14:02 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: abuwildan al jakarty</title>
		<link>http://kaahil.wordpress.com/2009/07/08/masalah-khitan-yang-paling-sering-dihadapi-dan-solusinya/comment-page-1/#comment-555</link>
		<dc:creator>abuwildan al jakarty</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Jul 2009 02:20:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kaahil.wordpress.com/?p=1443#comment-555</guid>
		<description>Bismillah
Pasca pelepasan alat smartklamp pada anak yg beberapa hari di kihitan akan terlihat adanya gumpalan yg menyerupai kepala penis dan ana sempat khowatir dibuatnya dan alhamdulillah beberapa hari kemudian gumpalan tersebut berangsur-angsur kempes dengan pengobatan dan perhatian yg intensif pada bagian luar dan dalam tubuh si anak dan kini mulai terlihat hasilnya yg bagus dan lebih baik daripada metode khitan konvensional pendahulunya
Wallohu a&#039;lam bish showab

akhukum fillah

abuwildan aljakarty

&lt;strong&gt;@ Jazaakallaahu khairan Abu Wildan atas sharing informasi dan pengalamannya..
&lt;/strong&gt;Sangat berfaedah untuk kita semua.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bismillah<br />
Pasca pelepasan alat smartklamp pada anak yg beberapa hari di kihitan akan terlihat adanya gumpalan yg menyerupai kepala penis dan ana sempat khowatir dibuatnya dan alhamdulillah beberapa hari kemudian gumpalan tersebut berangsur-angsur kempes dengan pengobatan dan perhatian yg intensif pada bagian luar dan dalam tubuh si anak dan kini mulai terlihat hasilnya yg bagus dan lebih baik daripada metode khitan konvensional pendahulunya<br />
Wallohu a&#8217;lam bish showab</p>
<p>akhukum fillah</p>
<p>abuwildan aljakarty</p>
<p><strong>@ Jazaakallaahu khairan Abu Wildan atas sharing informasi dan pengalamannya..<br />
</strong>Sangat berfaedah untuk kita semua.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: maskaryo</title>
		<link>http://kaahil.wordpress.com/2009/07/08/masalah-khitan-yang-paling-sering-dihadapi-dan-solusinya/comment-page-1/#comment-548</link>
		<dc:creator>maskaryo</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jul 2009 13:55:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kaahil.wordpress.com/?p=1443#comment-548</guid>
		<description>anak saya batal disunat setelah diketahui oleh dokter bahwa ternyata terdapat lubang lain yg diduga berupa saluran air seni, dan oleh dokter sunat dianjurkan untuk konsultasi ke dokter spesialis. Dalam kasus ini kelamin anak saya katanya harus dioperasi. Mohon petunjuk, dok...apakah operasi yang dimaksud adalah operasi total dan berapa kira2 biayanya?

&lt;strong&gt;@ Mas karyo, Penyakit yang anak Bapak derita umumnya disebut Hipospadia.&lt;/strong&gt;

Untuk saat ini penanganan hipospadia adalah dengan cara operasi. Mas Karyo bisa berkonsultasi dengan &lt;strong&gt;Dokter Spesialis Urology (Bedah Urology)&lt;/strong&gt; di Rumah Sakit. Operasi ini bertujuan untuk merekonstruksi penis agar lurus dengan orifisium uretra (lubang kencing) pada tempat yang normal atau diusahakan untuk senormal mungkin. 
Operasi sebaiknya dilaksanakan pada saat usia anak yaitu enam bulan sampai usia prasekolah. Hal ini dimaksudkan bahwa pada usia ini anak diharapkan belum sadar bahwa ia begitu “spesial”, dan berbeda dengan teman-temannya yang lain yaitu dimana anak yang lain biasanya miksi (buang air seni) dengan berdiri sedangkan ia sendiri harus melakukannya dengan jongkok aga urin tidak “mbleber” ke mana-mana. 
&lt;strong&gt;Anak yang menderita hipospadia hendaknya jangan dulu dikhitan, &lt;/strong&gt;hal ini berkaitan dengan tindakan operasi rekonstruksi yang akan mengambil kulit preputium penis untuk menutup lubang dari sulcus uretra yang tidak menyatu pada penderita hipospadia. Sehingga pada saat operasi nanti bisa sekalian dilakukan khitan.

&lt;strong&gt;Tahapan operasi rekonstruksi antara lain :&lt;/strong&gt;

1. Meluruskan penis yaitu orifisium dan canalis uretra senormal mungkin. Hal ini dikarenakan pada penderita hipospadia biasanya terdapat suatu chorda yang merupakan jaringan fibrosa yang mengakibatkan penis penderita bengkok. Langkah selanjutnya adalah mobilisasi (memotong dan memindahkan) kulit preputium penis untuk menutup sulcus uretra.

2. Uretroplasty, Tahap kedua ini dilaksanakan apabila tidak terbentuk fossa navicularis pada glans penis. Uretroplasty yaitu membuat fossa navicularis baru pada glans penis yang nantinya akan dihubungkan dengan canalis uretra yang telah terbentuk sebelumnya melalui tahap pertama.

Adapun masalah biaya di beberapa Rumah Sakit memiliki perbedaan sehingga Bapak bisa berkonsultasi dulu ke bagian keuangan..

Semoga bermanfaat.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>anak saya batal disunat setelah diketahui oleh dokter bahwa ternyata terdapat lubang lain yg diduga berupa saluran air seni, dan oleh dokter sunat dianjurkan untuk konsultasi ke dokter spesialis. Dalam kasus ini kelamin anak saya katanya harus dioperasi. Mohon petunjuk, dok&#8230;apakah operasi yang dimaksud adalah operasi total dan berapa kira2 biayanya?</p>
<p><strong>@ Mas karyo, Penyakit yang anak Bapak derita umumnya disebut Hipospadia.</strong></p>
<p>Untuk saat ini penanganan hipospadia adalah dengan cara operasi. Mas Karyo bisa berkonsultasi dengan <strong>Dokter Spesialis Urology (Bedah Urology)</strong> di Rumah Sakit. Operasi ini bertujuan untuk merekonstruksi penis agar lurus dengan orifisium uretra (lubang kencing) pada tempat yang normal atau diusahakan untuk senormal mungkin.<br />
Operasi sebaiknya dilaksanakan pada saat usia anak yaitu enam bulan sampai usia prasekolah. Hal ini dimaksudkan bahwa pada usia ini anak diharapkan belum sadar bahwa ia begitu “spesial”, dan berbeda dengan teman-temannya yang lain yaitu dimana anak yang lain biasanya miksi (buang air seni) dengan berdiri sedangkan ia sendiri harus melakukannya dengan jongkok aga urin tidak “mbleber” ke mana-mana.<br />
<strong>Anak yang menderita hipospadia hendaknya jangan dulu dikhitan, </strong>hal ini berkaitan dengan tindakan operasi rekonstruksi yang akan mengambil kulit preputium penis untuk menutup lubang dari sulcus uretra yang tidak menyatu pada penderita hipospadia. Sehingga pada saat operasi nanti bisa sekalian dilakukan khitan.</p>
<p><strong>Tahapan operasi rekonstruksi antara lain :</strong></p>
<p>1. Meluruskan penis yaitu orifisium dan canalis uretra senormal mungkin. Hal ini dikarenakan pada penderita hipospadia biasanya terdapat suatu chorda yang merupakan jaringan fibrosa yang mengakibatkan penis penderita bengkok. Langkah selanjutnya adalah mobilisasi (memotong dan memindahkan) kulit preputium penis untuk menutup sulcus uretra.</p>
<p>2. Uretroplasty, Tahap kedua ini dilaksanakan apabila tidak terbentuk fossa navicularis pada glans penis. Uretroplasty yaitu membuat fossa navicularis baru pada glans penis yang nantinya akan dihubungkan dengan canalis uretra yang telah terbentuk sebelumnya melalui tahap pertama.</p>
<p>Adapun masalah biaya di beberapa Rumah Sakit memiliki perbedaan sehingga Bapak bisa berkonsultasi dulu ke bagian keuangan..</p>
<p>Semoga bermanfaat.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
