طبيب الطب النبوي Dokter Pengobatan Nabawi

Islam, Hukum, Sholat, Tatacara

Posts Tagged ‘berapa jarak safar

Tanya Jawab Seputar Jarak Safar (Bepergian), Sholat & Puasa Ketika Safar

with 8 comments


Dalam kondisi safar atau bukan ???

Assalamu`alaikum warohmatullohi wabarokaatuh,

Ustadz Dzulqornain semoga Allah menjaga anda,

Saya ingin bertanya tentang beberapa hal yang juga hal ini sangat penting bagi kami (para karyawan perusahaan) dengan kondisi sebagai berikut :

  1. Kami diberikan fasilitas perusahaan berupa bus karyawan yang setiap hari antar jemput dari pool bus ke perusahaan tempat kami bekerja.
  2. Jarak dari pool bus ke perusahaan tempat kami bekerja lebih kurang 65 KM ditempuh lebih kurang 1,5 jam sekali perjalanan.
  3. Perjalanan ini kami lakukan setiap hari selama hari kerja dari Senin sampai dengan Jum`at dan berangkat dari jam 05.20 (ba`da shubuh) dan pulang kembali sampai di pool bus jam 19.10. Bagi karyawan yang rumahnya dekat pool mereka ini langsung pulang ke rumahnya, dan bagi yang jauh mereka sholat mangrib dulu di musholla pool bus tersebut.
  4. Jumlah bus yang kami diberikan fasilitas atasnya ada 3 unit, dimana 2 unit bus tidak mau berhenti saat tibanya sholat maghrib di perjalanan dan 1 bus mau berhenti saat tiba sholat maghrib di perjalanan.  Kami sebenarnya ingin pindah di bus yang 1 tersebut akan tetapi jumlah penumpang yang ada di bus 1 ini sudah penuh quotanya.

Pertanyaan yang kami ajukan kepada ustadz adalah  :

  1. Apakah kondisi kami tersebut dapat dikatakan sebagai musafir (safar)  ?
  2. Apakah kami diperbolehkan menjama` sholat maghrib dengan sholat Isyaa` sebab sopir bus yang kami bersamanya, dia ini tidak mau berhenti untuk sholat maghrib di jalan, dengan alasan di dalam bus kami ini juga ada karyawan yang tidak beragama Islam, sementara sopir dan kondektur bus tersebut adalah seorang muslim. Bagaimnakah kami semestinya beramal dengan ilmu yang benar dalam kondisi tersebut  ?
  3. Jika misalnya kami tidak boleh menjama` sholat, beberapa teman-teman muslim yang lainnya sholat maghribnya sering dilakukan setelah sampai di pool  bus dan dalam keadaan waktu sudah mendekati Isyaa` (dipenghujung waktu Isyaa`).  Apakah kondisi ini mendapatkan rukhshoh (keringanan) dan dikatakan sebagai keadaan yang darurot  ?

Kami sangat mengharapkan penjelasan dan nashihat  ustadz akan masalah ini sesegera mungkin sebab kami mewakili bebrapa rekan kerja sangat memerlukan kejelasan masalah tersebut dengan disertai dalil-dalil yang shohih yang bersumber dari Qur`an dan Sunnah.  Atas penjelesan yang ustadz berikan semoga Allah Ta`ala memberikan keluasan ilmu kepada anda dan memberikan keberkahan atas ilmu tersebut.  Dan kami ucapkan Jazakalloh khairan.

Wassalamu`alaikum warohmatullohi wabarokaatuh,

Soemardi

Jawaban Al-Ustadz Dzulqornain Abu Muhammad Read the rest of this entry »