طبيب الطب النبوي Dokter Pengobatan Nabawi

Islam, Hukum, Sholat, Tatacara

Posts Tagged ‘cara sholat goib

ASAL-USUL SHALAT GHAIB (Shalat Jenazah yang tidak ada dihadapannya): Adakah Shalat Ghaib Dalam Islam? Bagaimana Niat dan Tatacara (Kaifiyat) Shalat Ghoib ?

with 7 comments


Hukum Shalat Ghaib


Pertanyaan: Apa hukum shalat untuk mayat yang ghaib (tidak ada dihadapannya)?

- – -

Oleh: Asy-Syaikh Muhammad bin Abdillah Al-Imamhafizhahullah

Jawab: “Yang benar dari beberapa pendapat para ulama bahwa disunnahkan shalat bagi mayat yang ghaib dengan syarat ia tahu bahwa mayat tersebut belum dishalatkan di daerah yang ia meninggal padanya. Seperti shalatnya beliau (Shallallahu ‘alaihi wa Sallam) untuk Raja Najasyi ketika ia meninggal di Negeri Habasyah (Negeri Nashoro) sebagaimana dikisahkan dalam Ash-Shahihain. Yang demikian itu karena ia (meninggal)  di negeri kafir. Dan tidak diriwayatkan dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Ali wa Sallam bahwa beliau melakukan shalat (ghaib) untuk selain dia (Najasyi) dari orang-orang yang meninggal di luar kota Madinah.

Sumber :  http://olamayemen.wordpress.com/2010/02/01/hukum-shalat-ghaib/

* * *

Bismillahirrahmanirrahim

Ustadz bagaimana hukum sholat ghaib ? ada sebagian kaum muslimin membolehkan dengan dalil rasulullah pernah mensholati seorang wanita tua yang meninggal akan tetapi khabar meninggalnya wanita itu didengar Rasulullah setelah beberapa hari kemudian.Mohon penjelasannya Ustadz?Jazakallahu kahiran

Jawaban Al-Ustadz Abu Karimah Asykari Al-Bugisy

Yang dimaksud shalat ghaib adalah menshalati jenazah yang berada di lokasi lain, bukan di hadapan orang-orang yang menshalatinya. Para ulama’ berselisih pendapat tentang siapa saja yang dibolehkan untuk dishalati jenazahnya dalam bentuk shalat ghaib. Diantara mereka ada yang berpendapat bolehnya shalat ghaib pada setiap yang meninggal baik yang telah dishalati secara langsung (bukan ghaib) maupun tidak, adapula yang berpendapat bahwa shalat ghaib khusus bagi Rasulullah – shallallaahu ‘alaihi wa sallam – dan tidak untuk yang lainnya. Dan adapula yang mengatakan dibolehkannya menshalati orang yang memiliki kedudukan yang terhormat dalam Islam. Dan yang rajih dalam masalah ini Read the rest of this entry »