طبيب الطب النبوي Dokter Pengobatan Nabawi

Islam, Hukum, Sholat, Tatacara

Bantahan untuk Drs.Imam Nakhai,M. Khadafi & Prof. Dr. Siti Musdah Mulia yang membolehkan homoseks : 5 ALASAN MENGAPA ISLAM MENGHARAMKAN HOMOSEKS-MAHO (LIWATH) | “….. Terlaknat orang yang menggauli binatang, terlaknat orang yang melakukan perbuatan kaum Luth (liwath/homoseks).” (HR. Ahmad dishahihkan oleh Syaikh al Albani)

with 13 comments


Dosa Besar Itu Bernama Homoseks

Oleh :  Abu Ibrahim Abdullah al Jakarty

 

Sungguh sangat mengkhawatirkan ketika perbuatan maksiat tersebar di negeri ini, apalagi sebuah dosa besar yang bernama liwath (homoseks). Maka bisa hancur negeri ini. Hal ini diperparah dengan adanya orang-orang (baca: syaithan dari jenis manusia) yang notabene berlatar belakang mempunyai pendidikan Islam…!!! (iya… tapi belajar dari orang-orang sesat seperti di kampus IAIN atau belajar di Amerika) yang membolehkannya. Maka penjelasan di bawah ini diantara beberapa bahaya perbuatan liwath (homoseks) yang sudah seharusnya seorang muslim berhati-hati terhadap dosa besar ini.

 

Pertama : Liwath (homoseks) adalah sebuah dosa yang belum pernah dilakukan oleh sebuah kaum sebelum kaum Nabi Luth. Dan Allah subhanahu wa ta’ala menimpakan adzab kepada mereka dengan adzab yang belum pernah diturunkan kepada siapapun karena sangat jeleknya perbuatan mereka dan sangat berbahayanya perbuatan tersebut.

Allah ta’aala berfirman :

 

وَلُوطًا إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِ أَتَأْتُونَ الْفَاحِشَةَ مَا سَبَقَكُمْ بِهَا مِنْ أَحَدٍ مِنَ الْعَالَمِينَ

إِنَّكُمْ لَتَأْتُونَ الرِّجَالَ شَهْوَةً مِنْ دُونِ النِّسَاءِ بَلْ أَنْتُمْ قَوْمٌ مُسْرِفُونَ

 

“Dan (Kami juga telah mengutus) Luth (kepada kaumnya). (Ingatlah) tatkala dia berkata kepada kaumnya: ‘Mengapa kamu mengerjakan perbuatan faahisyah (keji) itu, yang belum pernah dikerjakan oleh seorangpun (di dunia ini) sebelummu? Sesungguhnya kamu melampiaskan syahwatmu kepada sesama laki-laki, bukan kepada wanita, kamu benar-benar kaum yang melampaui batas.’” (Al A’raaf : 80-81)

Sampai-sampai seorang khalifah Bani Ummayyah yang membangun Masjid Jami’ Damaskus mengatakan: “Jika seandainya Allah tidak menceritakan kepada kita tentang perbuatan yang dilakukan kaum Nabi Luth, aku tidak menyangka ada seorang laki-laki yang melampiaskan hawa nafsunya (berhubungan badan) kepada laki-laki lain.”(Tafsir Ibnu Katsir: 3/488, cet. Daarul hadits)

Lalu bagaimana sekiranya jika seorang khalifah Bani Ummayah tersebut mengetahui bahwa ada pada zaman ini orang yang membolehkan liwath (homoseks)…!!! Seperti syaithan laki-laki yang bernama Drs. Imam Nakhai (dosen Institute Agama Islam Ibrahimi/IAII) Situbondo, atau M. Khadafi (dosen sosiologi IAIN Sunan Ampel) dua orang ini menjadi pembicara di sebuah seminar yang bertema “Nikah Yes Gay Yes”. Atau seorang syaithan wanita yang bernama Prof. Dr. Siti Musdah Mulia yang membolehkan homoseks .

Mari kita simak perkataan Imam Adz Dzahabi, berkata al Imam Adz Dzahabi rahimahullah“Sungguh Allah telah mengisahkan kepada kita kisah kaumnya Nabi Luth pada banyak tempat di dalam kitab-Nya (Al Qur’an) yang mulia. Bahwasanya Dia (Allah) telah membinasakan mereka dikarenakan perbuatan busuk mereka. Kaum muslimin dan selain mereka dari orang yang beragama sepakat bahwasanya perbuatan liwath (homoseks) termasuk perbuatan dosa besar.” (Kitab Al Kabaair : 59, cet. Daar Ibnu Hazm)

Adapun tentang adzab yang Allah timpakan kepada kaum Luth dikarenakan perbuatan liwath (homoseks) yang mereka lakukan adalah sebagaimana di dalam ayat-ayat berikut ini.

Allah ta’aala berfirman :

فَلَمَّا جَاءَ أَمْرُنَا جَعَلْنَا عَالِيَهَا سَافِلَهَا وَأَمْطَرْنَا عَلَيْهَا حِجَارَةً مِنْ سِجِّيلٍ مَنْضُودٍ

مُسَوَّمَةً عِنْدَ رَبِّكَ وَمَا هِيَ مِنَ الظَّالِمِينَ بِبَعِيدٍ

“ Maka ketika keputusan Kami datang, Kami menjungkirbalikkan negeri kaum Luth, dan Kami hujani mereka bertubi-tubi dengan batu dari tanah yang terbakar. Yang diberi tanda oleh Rabbmu. Dan siksaan itu tiadalah jauh dari orang yang dzalim.” (Qs. Hud : 82-83)

Kita berlindung kepada Allah dari Murka dan adzab-Nya. Masihkan ada orang yang termakan pemikiran sesat orang-orang yang membolehkan homoseks…!!!

 

Kedua : Liwath (homoseks) sebuah dosa besar yang Rasulullah shalallaahu ‘alaihi wassalam mengkhawatirkan akan menimpa umatnya.

Rasulullah shalallaahu ‘alaihi wassalam bersabda: “Sesungguhnya yang paling aku takuti dari umatku adalah perbuatan kaum Nabi Luth.” (HR. Imam Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Majah dan dishahihkan Syaikh al Albani)

 

Ketiga: Dosa liwath (homoseks) akan menumbuhkan keenggganan pemuda untuk menikah dan menjadi musnahnya generasi manusia disamping bahaya-bahaya lain seperti tersebarnya kemaksiatan, zina atau menjadi sebab tersebarnya penyakit yang sangat berbahaya, infeksi pada dubur, penyakit tifoid dan disentri, penyakit sifilis, penyakit gonore (kencing darah), herpes, AIDS, dan lainnya.

 

Keempat: Dosa Liwath adalah sebuah dosa yang pelakunya dilaknat (dijauhkan dari rahmat Allah subhaanahu wa ta’aala).

Sebagaimana dalam sebuah hadits Rasulullah shalallaahu ‘alaihi wassalam bersabda:

“….. Terlaknat orang yang menggauli binatang, terlaknat orang yang melakukan perbuatan kaum Luth (liwath/homoseks).” (HR. Ahmad dishahihkan oleh Syaikh al Albani)

 

Kelima : Liwath (homoseks) sebuah dosa besar yang pelakunya dihukum dengan dibunuh.

Dari Ibnu Abbas radhiyallaahu ‘anhu dia berkata, bahwa Rasulullah shalallaahu ‘alaihi wassalam bersabda:

”Barangsiapa yang kalian temui melakukan perbuatan  kaum Luth (liwath/homoseks) maka bunuhlah pelaku dan orang yang menjadi objeknya.” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad dan dishahihkan oleh al Hakim dan disetujui oleh Adz Dzahabi dan dishahihkan pula riwayat ini oleh al Albani).

Berkata Asy Syaikh Muhammad bin Shalih al Utsaimin rahimahullaah “ Sepakat mayoritas shahabat atau seluruh shahabat atas melakukan konsekuensi dari hadits ini. Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullaah : ‘ Para shahabat Rasulullah shalallaahu ‘alahi wassalam tidak berselisih pendapat tentang hukum bunuh bagi orang yang melakukan liwath (homoseks) bagi pelakunya atau orang yang dijadikan objek, akan tetapi berselisih pendapat bagaimana tatacara memberlakukan hukum bunuhnya, sebagian mereka berkata dirajam pakai batu, sebagian lagi berkata dijatuhkan di tempat yang paling tinggi dari sebuah negeri, sebagian mereka berkata dihukum pelaku dan objeknya jika ia ridha (dihomoseks) keduanya dihukum mati dalam keadaan apapun, sama saja sudah pernah menikah ataupun belum pernah menikah, dikarenakan sangat besar dosa pelakunya dan berbahaya jika keduanya berada di komunitas manusia, dikarenakan keberadaan keduanya (pelaku dan objek tersebut) akan membunuh secara maknawi di komunitas manusia dan keutamaan (akhlaq).  Dan tidak diragukan binasanya mereka berdua lebih baik dari pada binasanya manusia dan akhlaq mulia.”(Syarh Kitaab al Kabaair, Syaikh Muhammad bin Shalih al Utsaimin, pada dosa besar yang ke 21, cet. Daar al Ghadd al Jadiid : 79)

Semoga penjelasan sederhana ini yaitu tentang bahayanya perbuatan liwath (homoseks) membuat kita lebih berhati-hati dari terjatuh kedalam dosa ini dengan menjauhi sebab-sebab yang mengantarkan kepada dosa ini seperti menunda menikah padahal pada kondisi dirinya sudah sampai wajib untuk menikah atau dengan memandang amrad (anak kecil yang tampan) dengan pandangan syahwat atau bergaul dengan kaum Gay atau dengan belajar atau menerima statement orang (baca: syaithan dari jenis manusia) yang membolehkan homoseks, karena kalau orang sudah tidak menganggap homoseks sebagai kelainan, penyakit dan perbuatan maksiat maka dengan sangat mudah dia akan terjerumus ke dalam dosa itu. Semoga Allahsubhaanahu wa ta’aala menjaga kita semua dan kaum muslimin. Amin

Sumber :  http://tauhiddansyirik.wordpress.com/2011/04/09/dosa-besar-itu-bernama-homoseks/

13 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. prof DR musdah mulia tak pantes dijakan rujukan dalam pemikiran islaam , krena dapt merusak ‘aqidah ummat islam….

    semoga allah memberikannya taufiq dan hidayah y…
    amin…

    PMII angkat bicara

    September 5, 2012 at 17:44

  2. hati-hati dengan perempuan laknat itu(siti musdah mulia)

    dede

    July 20, 2012 at 10:16

  3. bgus sih artikelnya…
    tapi alangkah baiknya jika disikapi dgn bijaksana…
    Bukan maunya seseorang menjadi Maho, mungkin karana ada faktor dibalik seseorang menjadi Maho…
    menurut survey saja, Indonesia berpenduduk maho peringkat 2 asia setelah pakistan disusul oleh thailand dan taiwan…
    org2 yg biasa dianggap straight dan normal blm tentu mereka normal…
    jadi rubahlah mereka yg Maho dengan pendekatan islami…
    karena bagaimanapun juga Maho adalah sikap empati naturaliah/ alamiah yg datang…
    jadi jangan mendiskriditkan mereka, rubahlah dengan bijaksana supaya kembali ke kodrat yg benar….walaupun sangat susah (penelitian kedokteran dan psikologi)
    hidup adalah pilihan….walaupun sampai sekarang masih ada kesimpangsiuran dalam ayat alquran yg menjelaskan ttg Maho, alangkah baiknya jika humanisme sebagai warga negara dijunjung tinggi dan tidak saling menjudge yg gak2…

  4. ya artikel ini bagus tapi sgala sesuatu kembali kepada hadirat allah semua yg diberikan adalah sesuatu yg tak bisa kita sangka dan takbisa kita duga wallahualam ini semua adalah manusia yg tak luput dari dosa hanya allah yg bisa mnghakimi manusia dan jikalau ada orang yg mau pastilah orang yg tak pernah berbuat salah atau dosa makasih atas naskahnya moga ini semua bisa berhasil amin

    denzunot@rocketmail.com

    May 11, 2012 at 03:47

  5. waaaaa ini pasti kerjaan ameriki dan zionis israel higga kt pecah belah slg tuduh menuduh, ini pasti kerjaaaan yahudiiii!!!! aawww tidaaaakk ayo masuk lubang perlindungan

    oka

    February 22, 2012 at 05:17

  6. yahudi dan nasrani ( penghancuran akhidah islam ) telah masuk kelevel tertinggi pendidikan Islam. Bagaimana dengan pejabatnya, apalagi rakyatnya. Presiden boleh islam tetapi bisa dikendalikan. Pengrusakan akhidah atau akhlak masyarakat dengan membiarkan keluhan rakyat, aspirasi rakyat. Setelah kebiasaan ini tertanam didalam pemerintahan dengan kata kata ” kalau terbukti melanggar hukum akan kita tindak” padahal hasil kejahatannya sudah terlihat oleh masyarakat, alias telah meninggal. Kalau pejabatnya sudah begini dan rakyat semakin tidak pusa, maka mereka masiki rakyat dan balik menjungkirkan pejabat. Itulah yang terjadi di Indonesia

    nanang lesmana

    January 29, 2012 at 21:15

  7. Dr. Siti Musdah Mulia itu agen zionis yahudi…hati-hatilah

    Bangkit Widayatbelonk

    January 5, 2012 at 13:17

  8. Ya

    maksum hadi

    December 29, 2011 at 00:06

  9. Syukron ya Akhi…..atas penjelasannya

    ali

    September 16, 2011 at 09:31

  10. Allahu musta’an
    Hanya kepada Allah kita mengadu. Kok ada yang membolehkan… Astaghfirullah

    Abu Faqih

    September 9, 2011 at 10:53

  11. […] :  http://tauhiddansyirik.wordpress.com via https://kaahil.wordpress.com/ Rate this: Share this:FacebookTwitterLintas BeritaDiggRedditEmailPrintLike this:SukaBe the first […]


Bagaimana menurut Anda?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s