طبيب الطب النبوي Dokter Pengobatan Nabawi

Islam, Hukum, Sholat, Tatacara

(LENGKAP) PUASA SUNNAH ASYURA TANGAL 9 & 10 BULAN MUHARRAM : Dalil, Keutamaan/Fadilah, Cara, Hukum & Waktu pelaksanaan “puasa ‘asyura” | “Puasa Asyura menghapus dosa setahun yang lalu”(HR. Muslim no. 1162, Tirmidzi no. 752)

with 53 comments


Disunnahkan Puasa Asyura Tanggal 9 dan 10 Muharram

Puasa selain merupakan ibadah yang mulia di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala juga mengandung sekian banyak manfaat yang lain. Dengan berpuasa seseorang dapat mengendalikan syahwat dan hawa nafsunya. Dan puasa juga menjadi perisai dari api neraka. Puasa juga dapat menghapus dosa-dosa dan memberi syafaat di hari kiamat. Dan puasa juga dapat membangkitkan rasa solidaritas kemanusiaan, serta manfaat lainnya yang sudah dimaklumi terkandung pada ibadah yang mulia ini.
 )* Pada tahun ini, tanggal 9 Muharram bertepatan dengan hari Senin (5 Desember 2011). Tanggal 10 Muharram bertepatan dengan hari Selasa (6 Desember 2011) dan 11 Muharram bertepatan dengan hari Rabu, (7 Desember 2011). Untuk CEK Kalender Hijriyah klik disini..!

 

 

Pada bulan Muharram ada satu hari yang dikenal dengan sebutan hari ‘Asyura. Orang-orang jahiliyah pada masa pra Islam dan bangsa Yahudi sangat memuliakan hari ini. Hal tersebut karena pada hari ini Allah Subhanahu wa Ta’ala selamatkan Nabi Musa ‘alaihissalam dari kejaran Fir’aun dan bala tentaranya. Bersyukur atas karunia Allah Subhanahu wa Ta’ala kepadanya, Nabi Musa ‘alaihissalam akhirnya berpuasa pada hari ini. Tatkala sampai berita ini kepada Nabi kita Shallallahu ‘alaihi wassalam, melalui orang-orang Yahudi yang tinggal di Madinah beliau bersabda,

فَأَنَا أَحَقُّ بِمُوْسَى مِنْكُمْ

“Saya lebih berhak mengikuti Musa dari kalian (kaum Yahudi)”.

Yang demikian karena pada saat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam sampai di Madinah, beliau mendapati Yahudi Madinah berpuasa pada hari ini, maka beliau sampaikan sabdanya sebagaimana di atas. Semenjak itu beliau Shallallahu’alaihi wasallam memerintahkan ummatnya untuk berpuasa, sehingga jadilah puasa ‘Asyura diantara ibadah yang disukai di dalam Islam. Dan ketika itu puasa Ramadhan belum diwajibkan.

Adalah Abdullah bin Abbas radiyallahu ‘anhu yang menceritakan kisah ini kepada kita sebagaimana yang terdapat di dalam Shahih Bukhari No 1900,

قَدِمَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ المَدِيْنَةَ فَرَأَى اليَهُوْدَ تَصُوْمُ يَوْمَ عَاشُوْرَاء فَقَالَ:ماَ هَذَا؟ قَالُوْا هَذَا يَوْمٌ صَالِحٌ هَذَا يَوْمٌ نَجَّى اللهُ بَنِيْ إِسْرَائِيْلَ مِنْ عَدُوِّهِمْ فَصَامَهُ مُوْسَى. قَالَ: فَأَناَ أَحَقُّ بِمُوْسَى مِنْكُمْ. فَصَامَهُ وَأَمَرَ بِصِيَامِهِ

“Tatkala Nabi Shallallahu’alaihi wasallam datang ke Madinah beliau melihat orang-orang Yahudi melakukan puasa di hari ‘Asyura. Beliau Shallallahu ‘alaihi wassalam bertanya, “Hari apa ini?”. Orang-orang Yahudi menjawab, “Ini adalah hari baik, pada hari ini Allah selamatkan Bani Israil dari musuhnya, maka Musa ‘alaihissalam berpuasa pada hari ini. Nabi Shallallahu’alaihi wasallam bersabda, “Saya lebih berhak mengikuti Musa dari kalian (kaum Yahudi). Maka beliau berpuasa pada hari itu dan memerintahkan ummatnya untuk melakukannya”. [HR Al Bukhari]

Dan dari Aisyah radiyallahu ‘anha, ia mengisahkan,

كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَ بِصِيَامِ يَوْمَ عَاشُوْرَاءَ فَلَمَّا فُرِضَ رَمَضَانَ كَانَ مَنْ شَاءَ صَامَ وَمَنْ شَاءَ أَفْطَرَ

“Dahulu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam memerintahkan untuk puasa di hari ‘Asyura. Dan ketika puasa Ramadhan diwajibkan, barangsiapa yang ingin (berpuasa di hari ‘Asyura) ia boleh berpuasa dan barangsiapa yang ingin (tidak berpuasa) ia boleh berbuka”. [HR Al Bukhari No 1897]

Keutamaan puasa ‘Asyura di dalam Islam.

Di masa hidupnya Nabi Shallallahu ‘alaihi wassalam berpuasa di hari ‘Asyura. Kebiasaan ini bahkan sudah dilakukan beliau Shallallahu ‘alaihi wassalam sejak sebelum diwajibkannya puasa Ramadhan dan terus berlangsung sampai akhir hayatnya. Al Imam Al Bukhari (No 1902) dan Al Imam Muslim (No 1132) meriwayatkan di dalam shahih mereka dari Abdullah bin Abbas radiyallahu ‘anhuma, ia berkata,

مَا رَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَحَرَّى صِيَامَ يَومَ فَضْلِهِ عَلَى غَيْرِهِ إِلاَّ هَذَا اليَوْمِ يَوْمُ عَاشُوْرَاءَ وَهذَا الشَّهْرُ يَعْنِي شَهْرُ رَمَضَانَ

“Aku tidak pernah mendapati Rasulullah menjaga puasa suatu hari karena keutamaannya dibandingkan hari-hari yang lain kecuali hari ini yaitu hari ‘Asyura dan bulan ini yaitu bulan Ramadhan”.

Hal ini menandakan akan keutamaan besar yang terkandung pada puasa di hari ini. Oleh karena itu ketika beliau Shallallahu ‘alaihi wassalam ditanya pada satu kesempatan tentang puasa yang paling afdhal setelah Ramadhan, beliau menjawab bulan Allah Muharram. Dan Al Imam Muslim serta yang lainnya meriwayatkan dari Abu Hurairah radiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda,

أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ، شَهْرُ اللهِ المُحَرَّمُ. وَأَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعْدَ الفَرِيْضَةَ، صَلاَةُ اللَّيْلِ

“Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah (puasa) di bulan Allah Muharram. Dan shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam”.

Dan puasa ‘Asyura menggugurkan dosa-dosa setahun yang lalu. Al Imam Abu Daud meriwayatkan di dalam Sunan-nya dari Abu Qatadah Radhiallahu’anhu

وَصَوْمُ يَوْمَ عَاشُوْرَاءَ إنِّي أَحْتَسِبُ عَلَى اللّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَنَة َالتِيْ قَبْلَهُ

“Dan puasa di hari ‘Asyura, sungguh saya mengharap kepada Allah bisa menggugurkan dosa setahun yang lalu”.

Hukum Puasa ‘Asyura

Sebagian ulama salaf menganggap puasa ‘Asyura hukumnya wajib akan tetapi hadits ‘Aisyah di atas menegaskan bahwa kewajibannya telah dihapus dan menjadi ibadah yang mustahab (sunnah). Dan Al Imam Ibnu Abdilbarr menukil ijma’ ulama bahwa hukumnya adalah mustahab.

Waktu Pelaksanaan Puasa ‘Asyura

Jumhur ulama dari kalangan salaf dan khalaf berpendapat bahwa hari ‘Asyura adalah hari ke-10 di bulan Muharram. Di antara mereka adalah Said bin Musayyib, Al Hasan Al Bashri, Malik, Ahmad, Ishaq dan yang lainnya. Dan dikalangan ulama kontemporer seperti Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin Rahimahullah. Pada hari inilah Rasullah Shallallahu’alaihi wasallam semasa hidupnya melaksanakan puasa ‘Asyura. Dan kurang lebih setahun sebelum wafatnya, beliau Shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda,

لَئِنْ بَقِيْتُ إِلَى قَابِلٍ َلأَصُوْمَنَّ التَاسِعَ

“Jikalau masih ada umurku tahun depan, aku akan berpuasa tanggal sembilan (Muharram)”

Para ulama berpendapat perkataan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam , “…aku akan berpuasa tanggal sembilan (Muharram)”, mengandung kemungkinan beliau ingin memindahkan puasa tanggal 10 ke tanggal 9 Muharram dan beliau ingin menggabungkan keduanya dalam pelaksanaan puasa ‘Asyura. Tapi ketika Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam ternyata wafat sebelum itu maka yang paling selamat adalah puasa pada kedua hari tersebut sekaligus, tanggal 9 dan 10 Muharram.

Dan Al Imam Asy-Syaukani dan Al Hafidz Ibnu Hajar mengatakan puasa ‘Asyura ada tiga tingkatan. Yang pertama puasa di hari ke 10 saja, tingkatan kedua puasa di hari ke 9 dan ke 10 dan tingkatan ketiga puasa di hari 9,10 dan 11.

Wallahua’lam.

URL Sumber http://www.ahlussunnah-jakarta.org/detail.php?no=176

Advertisement

53 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. Insya Allah thn ini 9,10,11 Muharam bisa puasa

    walajang

    November 22, 2012 at 07:36

  2. bukan’y puasa tgl 1-9 itu sunah jg ya, tgl 10 lha bru puasa asy-syura.
    terimakasih

    rutty

    November 21, 2012 at 21:37

  3. yang penting ikhlas dlm beribadah dan ada tutntunannya, Insya Alloh

    hamba Alloh

    November 21, 2012 at 13:07

  4. Ya betul2, sunnah puasa tanggal 9 dan 10 Muharram atau disebut puasa tasu’a dan asyura, senin kamis, 13, 14, 15 setiap bulannya kecuali tasrik, dan sunnah puasa arafah

    Mansyur

    November 20, 2012 at 14:20

  5. semoga puasa kita diterima ALLAH SWT

    ramadhan

    November 19, 2012 at 12:17

  6. Puasa dibulan ramadhan adalah wajib, puasa dibulan muharram adalah sunah, jadi puasa satu bulan penuh dibulan muharram adalah sunah, sedangkan puasa di hari ke 10 sunah muakad…syukron.

    nana

    November 17, 2012 at 10:49

  7. maaf, mari kita cari ada tutunan dari Rasulullah Saw ato tidak?

    achong

    November 16, 2012 at 10:00

    • ente simak doooongggg !!!!!! makala di atas baru komentar,,……………… ente baca apa ngaaaa sehhhh, ?????? jgn dikit@ 2 hadits berapa bnyk ente sdh hapal Hadits.

      8nouval

      November 21, 2012 at 09:06

  8. thun ini insyalloh puasa asyuro jatuh pda tgl 23 dan 24 nov 2012.

    ingetmati

    November 14, 2012 at 22:16

    • subhanalloh…semoga saya bisa menjalankan puasa pada 23 dan 24 nov 2012 ini.

      endanp purwanti

      November 21, 2012 at 22:24

    • Iya benar —
      semoga di mudahkan didalam melaksanakannya.

      muadzach

      November 22, 2012 at 19:02

  9. subhanallah, insya allah puasa asyura tanggal 9 dan 10

    Waroeng Kartun

    November 14, 2012 at 20:18

  10. kalo puasa pada 1 muharam gmana? boleh ga

    gurukul

    November 14, 2012 at 18:15

    • sepengetahuan saya,hanya tnggal 9,10.atau 10,11.kalau tanggal satu,blm tahu hadsnya

      kacong

      November 15, 2012 at 16:05

    • puasa 1 Muharam ga boleh, hukumnya haram

      Febrina Susanti

      November 18, 2012 at 13:18

      • Dalam satu tahun, hanya ada 5 hari yang dilarang berpuasa, yaitu pada saat hari raya (1 Syawal dan 10 Dzulhijjah) dan hari tasyrik (11,12,13 Dzulhijah)… hari lainnya boleh berpuasa…

        CMIIW

        Bagus SW

        November 21, 2012 at 11:10

      • saya tidak pernah mendngar bahwa puasa tanggal 1 muharam itu haram… Benarkah itu?

        Rahma

        November 22, 2012 at 07:54

      • Setahu saya selain puasa yang disebutkan diatas ada puasa Daud (berselang satu hari) jadi bisa hari apa saja selain Senin dan kamis.
        Dan hari yang DIHARAMKAN puasa yaitu:
        A. 2 hari raya : 1 Syawal ( Idul Fitri) dan 10 Zulhijja (Idul Adha),
        B. Hari tasyrik 11, 12, 13 Zulhijjah,
        C. Puasa terus menerus tanpa buka, mutih, niat krn selain Allah,
        D. Sengaja tiap hari Sabtu (?), mirip Yahudi (?)
        Yang terakhir saya belum tahu dalilnya
        Ada yang bisa bantu koreksi?
        Allahu A’lam

        Rachmatullah

        November 28, 2012 at 13:32

  11. sippppppppppppp

    nsa

    November 13, 2012 at 21:15

  12. jadi puasanya itu 2 hari ya 9 sm 10..klo taun 2012 ini tgl berapa ya/?

    ratania

    October 17, 2012 at 20:58

    • insya Allah 10 muharam bertepatan dg 24 november 2012

      zaki

      November 19, 2012 at 19:29

  13. jangan lupa tahun depan, Insya Allah

    Andri Ansyah

    December 9, 2011 at 18:03

    • ok……….

      nsa

      November 13, 2012 at 21:18

  14. sukron .bolehkah puasa muharam selain tanggal 9,10.11umpamanya tanggal 1,2atau di ahir bulan muharam mohon penjelasannya

    nur hadi

    December 6, 2011 at 10:46

  15. :)

    Aqeel Rusdi

    December 6, 2011 at 10:31


Bagaimana menurut Anda?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s