طبيب الطب النبوي Dokter Pengobatan Nabawi

Islam, Hukum, Sholat, Tatacara

Posts Tagged ‘ODT

Terapi Hijaamah (BEKAM) Sangat Efektif Untuk Mengobati Rematik : Penelitian Efek imunomodulator Terapi Hijaamah terhadap pasien rheumatoid arthritis. Egypt J Immunol. 2005;12(2):39-51

with 16 comments


Hijaamah (Bekam) dapat  Meningkatkan Sistim Kekebalan Tubuh Pasien-pasien Rheumatoid Artritis

Diterjemahkan dan diberi tambahan keterangan oleh :

dr.Abu Hana El-Firdan

Cupping Therapy/Bekam (hijaamah) bisa menjadi pengobatan untuk semua penyakit apabila dilakukan dalam waktu yang tepat. Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Sesungguhnya di dalam Bekam/hijaamah terdapat penyembuhan.” [Hadits shahih riwayat Muslim (5706)]. Rasulullah Shallallaahu’alaihi wasallam bersabda, “Barangsiapa melakukan hijamah pada tanggal 17, 19 atau 21 (bulan hijriyah) maka ia akan mendapatkan kesembuhan dari semua penyakit.” [Shahih Sunan Dawud (3861)].

Berikut ini adalah rincian makalah penelitian mengenai  efek terapi Hijaamah dalam meningkatkan sistem imun/kekebalan tubuh pada pasien-pasien rheumatoid arthritis (RA). Kelebihan terapi Hijaamah adalah pengobatan ini tidak memiliki risiko efek samping toksik sebagaimana yang ditemukan dalam obat–obatan penghilang rasa sakit.

Dalam penelitian ini, pasien dibagi menjadi tiga kelompok, yang pertama menerima pengobatan medis konvensional saja- kemudian dibandingkan dengan kelompok kedua yang menerima perlakuan dengan medis konvensional plus Terapi hijaamah- sedangkan kelompok ketiga sebagai Kontrol.

Hasilnya adalah pada kelompok pertama didapatkan respon perbaikan klinis maupun imunologis yang lebih rendah dalam berbagai parameter (seperti inflamasi/peradangan, pembengkakkan , Sel NK/Natural Killer Cell , Reseptor Interleukin-2, dll.). Sedangkan pada Kelompok kedua yang memperoleh terapi hijaamah plus pengobatan konvensional menunjukkan perbaikan yang signifikan dalam berbagai parameter klinis, laboratorium dan imunologi.

Rincian Penelitian dan Abstrak

Ahmed SM, Madbouly NH, SS Maklad, EA Abu-Shady. Departemen Mikrobiologi, Fakultas Kedokteran (Khusus Wanita), Al-Azhar University, Kairo, Mesir. Efek imunomodulator Terapi Hijaamah/Bekam terhadap pasien-pasien rheumatoid arthritis. Egypt J Immunol. 2005;12(2):39-51.

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efisiensi Terapi Hijaamah/Bekam atau disebut juga (BLC= blood-letting cupping therapy) sebagai metode pengobatan komplementer dalam penanganan kasus rheumatoid arthritis (RA), serta mengetahui efek modulasi (peningkatan) terhadap sel-sel pembunuh alami/Natural Killer Cell (NK) dan Soluble Interleukin-2 Receptor (SIL-2R). Read the rest of this entry »

Advertisement

13 MASALAH BEKAM (HIJAMAH) YANG PALING BANYAK DITANYAKAN

with 19 comments


Seri Tutorial Hijamah : 

13 MASALAH BEKAM (HIJAMAH) YANG PALING BANYAK DITANYAKAN 

Oleh : dr. Abu Hana

untuk https://kaahil.wordpress.com 

bekam dokterBismillah,

Bagi anda yang berkeinginan kuat untuk berbekam (hijamah/ODT), dan baru pertama kali melakukannya terkadang ada beberapa hal mengganjal yang ingin ditanyakan, diantaranya adalah sebagai berikut :

PERSIAPAN

Tidak ada persiapan khusus jika anda ingin di Bekam, artinya kapan saja anda dibekam maka tidak menjadi masalah, Akan tetapi untuk dan mengurangi efek samping maka disarankan anda makan 3-4 jam sebelum di bekam, karena jika perut anda kosong (puasa) terkadang menyebabkan pusing/lemas.

Sebaliknya apabila anda dalam kondisi perut penuh makanan atau hanya berselang 1 jam setelah makan kemudian anda dibekam maka beberapa pasien mengeluh mual atau muntah. Hindari berjima’ sebelum bekam, apalagi sesudahnya karena akan menguras banyak energi.

SOAL 1. Saya sedang hamil, bolehkah dibekam ? Read the rest of this entry »

Written by أبو هـنـاء ألفردان |dr.Abu Hana

May 25, 2009 at 06:07

5 LANGKAH BEKAM (HIJAMAH) YANG EFEKTIF

with 32 comments


Seri Tutorial Himajah :

5 LANGKAH BEKAM (HIJAMAH) YANG EFEKTIF

Oleh : dr.Abu Hana

Untuk https://kaahil.wordpress.com

 

cuppingBismillah,

Seseorang yang akan membekam pasien harus mempersiapkan dirinya sendiri agar jangan sampai terjadi “malpraktek bekam” yang disebabkan oleh “human error” dikarenakan kelalaian dan kurangnya pengetahuan tentang penyakit dan seluk beluk bekam itu sendiri. Adapun bentuk persiapannya adalah sebagai berikut :

  1. Meningkatkan ketaqwaan kepada Allah Subhaanahu wata’ala dengan senantiasa mengikuti majelis ilmu, mempelajari aqidah dan tauhid, akhlak, adab, fiqih serta ilmu-ilmu yang bermanfaat untuk dirinya. Mengikhlaskan keyakinan bahwa kesembuhan hanyalah milik Allah Subhaanahu wata’ala.
  2. Mempelajari cara mendiagnosis penyakit dan patofisiologisnya (penyebab, mekanisme, kemungkinan terapi, dan efek yang mungkin akan timbul akibat penyakit tersebut) serta mempelajari prosedur sterilisasi peralatan yang akan digunakan.
  3. Mempelajari ilmu bekam (hijamah) secara professional.
  4. Menjaga kesehatan, berwudhu dan berdo’a jika akan membekam.
  5. Mempersiapkan peralatan dan sarana yang diperlukan untuk bekam.

Untuk memperoleh hasil bekam yang maksimal maka diperlukan langkah-langkah sistematis agar  bi idznillah didapatkan kesembuhan yang lebih baik: Read the rest of this entry »

Written by أبو هـنـاء ألفردان |dr.Abu Hana

May 21, 2009 at 05:22

Like A Virgin: Cupped For The Very First Time

with 2 comments


Like A Virgin: Cupped For The Very First Time

final-bookhijamaThe Arabic word for cupping/bloodletting is Al-Hijamah (hee-jaa-mah). The Arabic root for it is al-hajm and means sucking. The one who performs hijamah is referred to as Al-Hajjam. The blood originates from a vessel called Al-Mihjam.

Blood is removed from the body by way of special cups that vary in size. Blood can become stagnated and contribute to the build up of toxins in the body. Once this bad blood is released, new blood can flow freely which in turn restores good health bi’idhnillah. Hijamah has many health benefits and has the ability to cure the following ailments: headaches, menstrual pain, arthritis, revitalizes skin, back pain, cold/flu, even depression. And the list goes on!

It is a fading sunnah that needs to be revived. Honestly, I had no idea what hijamah was until I came to Saudi Arabia. Last week, I had the opportunity to be cupped by a good friend for the first time. As another friend would say, “there’s a first time for everything!”

Before my friend began, I said bismillah and had no fear whatsoever. I was calm and a little bit excited to be trying something new. I also felt proud of doing something that the Prophet (peace be upon him) strongly recommended. I made du’a that Allah would cure me.

When my friend pricked the skin on my back with the razor, it actually tickled. The suctioning of the cups were uncomfortable and there was some burning when my friend applied alcohol but overall I felt fine. I don’t have a weak stomach when it comes to seeing blood and when I saw mine on the tissue, I was shocked! My blood was dark red and congealed.

I was cupped in nine places. There was a point when I think my iron got low because I felt nauseous and as if I would faint. My friend stopped and reminded me to recite the Shahada, Surah Al-Ikhlas, Surah An-Nas, Surah Al-Falaq, Ayat Al-Kursi, the last 2 ayat of surah Al-Baqarah. I started to feel better immediately and this confirmed the healing power of the above soorat and ayat alhamdulillah.

Umm Husammudin is a Muslimah whom I met on FaceBook. She is from the UK and practices hijamah. I told her about my first hijamah experience and would like to include some of our dialogue: Read the rest of this entry »

Written by أبو هـنـاء ألفردان |dr.Abu Hana

April 29, 2009 at 05:32