DAGING KURBAN UNTUK ORANG KAFIR : Bolehkah orang non-muslim memakan daging qurban pada hari Iedul adha ?

Pertanyaan : Bolehkah orang non-muslim memakan daging qurban pada
hari Iedul adha ?

 

Jawab :
Ya, boleh bagi kita memberikan makan kepada orang kafir mu’ahad ( yang terikat perjanjian yaitu yang tunduk kepada negara Islam ) dan tawanan dari daging qurban, dan boleh memberikannya karena kefaqirannya,atau kekerabatannya atau karena tetangga, atau untuk mengambil hatinya ( supaya masuk Islam ) karena hewan qurban merupakan ibadah pada penyembelihannya sebagai qurban karena Allah, dan ibadah kepada-Nya.

Adapun dagingnya, maka yang paling utama adalah yang berqurban memakan sepertiganya, memberikan sepertiganya kepada kerabat, tetangga dan teman-temannya, dan bersedekah dengan sepertiganya lagi untuk kaum faqir, jika dia melebihkan atau mengurangi dari bagian-bagian ini, atau mencukupi dengan sebagiannya maka tidak apa-apa, dalam hal ini ada kelapangan, dan tidak boleh memberikan daging qurban kepada musuh, karena seharusnya kita mematahkan musuh dan melemahkannya tidak membantu dan menguatkannya dengan sedekah, begitu juga hukum sedekah sunnah, karena umumnya firman Allah : “Allah tiada melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil. (QS. 60:8)

Dan karena Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam telah memerintahkan Asma’ bintu Abu Bakar radhiyallahu ‘anhuma untuk berbuat baik kepada ibunya dengan harta sedang ibunya seorang musyrikah dalam keadaan damai.

(Dikutip dari Fatwa-fatwa tentang Qurban, Syaikh Muhammad Shalih Al Utsaimin; Syaikh Abdul Aziz Abdullah Bin Baz, Majmu’ Fatawa, Syaikh Abdul Aziz bin Baz, Jilid 6 hal,385)

 

Sumber : http://www.salafy.or.id/?p=492

Advertisement

4 responses to this post.

  1. Posted by nadya on 15 November, 2011 at 13:45

    dan tidak boleh memberikan daging kurban kepada musuh karna seharusnya kita mematahkan musuh dan melemahkannya. “tuhan koq ngajarin dendam!!! gk ada tuh!! tuhan tuh ngajarin kasihilah musuhmu, jangan menghakimi, jangan membalas kejahatan dengan kejahatan. itu ajaran kristen yang saya pelajari dari dalam alkitab. karena membalas dendam atau menghakimi bukan hak manusia, tuhan mengijinkan menghakimi orang bersalah asalkan yang menghakimi tidak berdosa sama sekali, jangan sesama pendosa saling menuduh. buktikan sendiri ajaran krosten yang sangat penuh kasih, krn Allah berkata jika engkau mengampuni kesalahan orang lain, maka Allah puna akan mengampuni kesalahanmu, tapi jika tidak, maka sebaliknya Allah tidak mengampunimu.

    Reply

    • Posted by orang islam on 21 November, 2011 at 11:10

      ***i, ****n lho… Awas jangan balas ya, kan kalian harus selalu menyayangi walau dimaki.

      Reply

    • Posted by EsVeJe on 15 January, 2012 at 18:27

      Saudara Nadya, yang dimaksud dengan musuh di sini adalah ketika dalam keadaan perang di jalan Allah. Maaf, allah di sini adalah allahnya kami, bukan allahnya kalian.

      Reply

  2. makasih informasinya…. :)

    Reply

Bagaimana menurut Anda?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s