Hijaamah (Bekam) dapat Meningkatkan Sistim Kekebalan Tubuh Pasien-pasien Rheumatoid Artritis
Diterjemahkan dan diberi tambahan keterangan oleh :
dr.Abu Hana El-Firdan
Cupping Therapy/Bekam (hijaamah) bisa menjadi pengobatan untuk semua penyakit apabila dilakukan dalam waktu yang tepat. Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Sesungguhnya di dalam Bekam/hijaamah terdapat penyembuhan.” [Hadits shahih riwayat Muslim (5706)]. Rasulullah Shallallaahu’alaihi wasallam bersabda, “Barangsiapa melakukan hijamah pada tanggal 17, 19 atau 21 (bulan hijriyah) maka ia akan mendapatkan kesembuhan dari semua penyakit.” [Shahih Sunan Dawud (3861)].
Berikut ini adalah rincian makalah penelitian mengenai efek terapi Hijaamah dalam meningkatkan sistem imun/kekebalan tubuh pada pasien-pasien rheumatoid arthritis (RA). Kelebihan terapi Hijaamah adalah pengobatan ini tidak memiliki risiko efek samping toksik sebagaimana yang ditemukan dalam obat–obatan penghilang rasa sakit.
Dalam penelitian ini, pasien dibagi menjadi tiga kelompok, yang pertama menerima pengobatan medis konvensional saja- kemudian dibandingkan dengan kelompok kedua yang menerima perlakuan dengan medis konvensional plus Terapi hijaamah- sedangkan kelompok ketiga sebagai Kontrol.
Hasilnya adalah pada kelompok pertama didapatkan respon perbaikan klinis maupun imunologis yang lebih rendah dalam berbagai parameter (seperti inflamasi/peradangan, pembengkakkan , Sel NK/Natural Killer Cell , Reseptor Interleukin-2, dll.). Sedangkan pada Kelompok kedua yang memperoleh terapi hijaamah plus pengobatan konvensional menunjukkan perbaikan yang signifikan dalam berbagai parameter klinis, laboratorium dan imunologi.
Rincian Penelitian dan Abstrak
Ahmed SM, Madbouly NH, SS Maklad, EA Abu-Shady. Departemen Mikrobiologi, Fakultas Kedokteran (Khusus Wanita), Al-Azhar University, Kairo, Mesir. Efek imunomodulator Terapi Hijaamah/Bekam terhadap pasien-pasien rheumatoid arthritis. Egypt J Immunol. 2005;12(2):39-51.
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efisiensi Terapi Hijaamah/Bekam atau disebut juga (BLC= blood-letting cupping therapy) sebagai metode pengobatan komplementer dalam penanganan kasus rheumatoid arthritis (RA), serta mengetahui efek modulasi (peningkatan) terhadap sel-sel pembunuh alami/Natural Killer Cell (NK) dan Soluble Interleukin-2 Receptor (SIL-2R).
Pada penelitian ini terdapat dua kelompok pasien yang didiagnosis menderita RA (Rhematoid Artritis) berdasarkan American Rheumatology Association yakni : Kelompok I terdiri dari 20 pasien yang menerima terapi obat konvensional RA saja, Kelompok II terdiri dari 30 pasien yang menerima kombinasi terapi konvensional plus BLC. Kelompok III sebagai kontrol normal. Dilakukan penilaian dan evaluasi selama 3 bulan berturut-turut terhadap Visual analogue score (VAS), tender joint count (TJC), swollen joint count (SJC), disease activity scores (DAS), serta Penanda laboratorium dari aktifitas penyakit, yakni : angka sedimentasi eritrosit/erythrocyte sedimentation rate (ESR), C-reactive protein (CRP) dan Rheumatoid factor (RF), Selain itu juga dilakukan penilaian aktifitas sel NK (%) yang diukur dengan flowcytometry dan konsentrasi SIL-2R yang diukur dengan metode ELISA.
Setelah satu bulan dilakukan penelitian diperoleh hasil : pada kelompok II (terapi kombinasi plus Hijaamah) memiliki nilai yang signifikan (P <0.001) pada penurunan VAS (5,16 + / – 0,28), TJC (11,62 + / – 1,03), SJC (10,13 + / – 1,02) dan DAS (5.35 + / – 0,14 ). Sejak awal penelitian tampak adanya penurunan aktivitas penyakit secara laboratorium (26,90 + / – 3,68) untuk CRP, (51,46 + / – 6,06) untuk RF dan (40,56 + / -3,36) untuk ESR juga sudah terlihat jika dibandingkan dengan base line , sedangkan untuk kelompok I : respon/efek terapi konvensional terlihat sangat lambat dan baru terlihat setelah 3 bulan pengobatan.
Terapi konvensional menyebabkan penurunan signifikan sel darah putih (WBC%) (p <0,001) sedangkan terapi kombinasi Hijaamah menyebabkan (p <0,001) peningkatan sel darah putih sejak bulan pertama (8,44 + / – 1,58) dibandingkan base line (6,94 + / – 1,58 ).
Terapi konvensional secara nyata (P <0,05) menurunkan sel NK (%) sedangkan terapi kombinasi Hijaamah signifikan (P <0,001) menyebabkan sel NK meningkat (11,33 + / – 0.4.7) dibandingkan base line(8,50 + / – 0,46 ). Selain itu, Terapi kombinasi Hijaamah (P <0,001)menurunkan konsentrasi SIL-2R setelah 3 bulan pengobatan (1.790 + / – 68,11) dibandingkan base line (2.023 + / – 92,95), sedangkan terapi konvensional menyebabkan pengurangan SIL-2R namun nilainya tidaklah signifikan.
Tingkat perbaikan (%) secara klinis dan berdasarkan parameter laboratorium imunologi selular hasilnya jauh lebih tinggi pada terapi kombinasi Hijaamah dibandingkan terapi konvensional. Selain itu diperoleh korelasi positif yang kuat (p <0.0001) tampak pada konsentrasi SIL-R serta parameter klinis VAS (r = 0,890), TJC (r = 0,905), SJC (r = 0,872), DAS (r = 0,923) dan juga antara conc SIL-R. dan ESR (r = 0,973), CRP (r = 0,933), RF (r = 0,941), sedangkan korelasi negatif yang kuat ditemukan pada jumlah sel NK% (r = 0,927).
Sebagai kesimpulan, Terapi Hijaamah/Bekam yang dikombinasikan dengan terapi konvensional dapat memperbaiki kondisi klinis pasien RA serta memiliki efek meningkatkan sistim imun alamiah (NK%) dan sistim imun spesifik/adaptif seluler (conc SIL-2R), sehingga dapat digunakan sebagai parameter untuk memonitor aktifitas penyakit dan prognosisnya.
Berikut adalah beberapa kutipan diskusi dalam penelitian ini:
Meskipun pengobatan terkini untuk RA signifikan dapat meningkatkan perbaikan penyakit, namun manfaat ini juga dihadapkan adanya risiko toksisitas. Selain itu, obat-obatan antirematik juga tidak dapat menghentikan kerusakan sendi [MacGregor et. al. 2000]. RA tidak dapat disembuhkan dengan terapi yang tersedia saat ini. Obat imunosupresif digunakan untuk kasus-kasus penyakit tertentu sementara obat-obatan modifikasi lain seperti emas dan garam cukup mahal dan memiliki rasio yang rendah antara keuntungan dibandingkan risiko yang akan diperoleh[Nissinen, 2003] …
Dan:
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terapi kombinasi Hijaamah secara signifikan [P <0,001 lebih baik dibandingkan dengan pengobatan konvensional pada semua parameter klinis [VAS, SJC, TJC dan DAS], parameter laboratorium [ESR, CRP dan RF] dan juga parameter imunologis [NK%, T sel% dan] konsentrasi SIL-2R …
Dan di bagian penutup, penulis menyatakan :
Sebagai kesimpulan, Terapi Hijaamah/Bekam yang dikombinasikan dengan terapi obat konvensional memiliki beberapa keunggulan. Ini ditandai dengan adanya perbaikan kondisi pasien secara klinis, khususnya skala nyeri analog visual (VAS), dan secara signifikan mampu mengurangi parameter laboratorium dari aktivitas penyakit . Selain itu juga dapat meningkatkan sistim imun selular terutama dari respon imun alamiah % sel NK dan respon imun spesifik/adaptif seluler-2R SIL …
Penelitian ini merekomendasikan penggunaan kombinasi antara terapi Hijaamah/Bekam bersama -sama dengan terapi konvensional pada pasien yang menderita RA.
Meskipun luar lingkup artikel ini tidak dapat menguraikan semua rincian, namun Terapi hijaamah (bekam/cupping) memiliki peranan penting dalam meningkatkan sistim kekebalan tubuh yang pada gilirannya akan dapat memperbaiki masalah nyeri maupun masalah degeneratif pasien rheumatoid arthritis dengan cara meregulasi tahapan biokimia yang terlibat dalam proses tersebut, tanpa adanya risiko toksisitas.
Judul asli : “Modulation of the Immune System By Hijaamah (Cupping) Therapy in Rheumatoid Arthritis”
* * *


















Posted by muhamad masrur on 28 January, 2012 at 08:06
Klo lg kambuh rematik apakah boleh dilakukan bekam? Klo titik sakit sakit sktar paha dmana sebaiknya tempat yg dibekam? Biasanya brp kali terapi bekam dlakukan agar kelihatan hasilnya? Atas jawabnya terima kasih
Posted by win on 30 November, 2011 at 09:29
Ass! apakah kalau rematik sedang sakit sekali, apa bisa dibekam?mohon penjelasannya!
Posted by Abu Ubaidillah on 29 July, 2011 at 13:14
bismilah,kl utk titikbekam bg penderita asamurat,dan keluhan sakit pinggang dmn pak dokter,trus afdol nya berapa kali dl sebulan.jazakalloh khoiron katsir ya thobib.
Posted by Abu mujahidah on 15 May, 2011 at 21:02
BismiLLAH. BarokaLLAHU Fiikum.. Afwan Ustad ana mau tanya, apa penyebab gagal jantung, titik mana yang dibekam, sekalian obat herba segar yang digunakan untuk tambahan madu dan habbatussauda’ JazakaLLAH Khairon..
Posted by Ummu Sa'ad on 28 April, 2011 at 12:42
Bismillah. kalau saya boleh tahu,untuk belajar terapi bekam apakah ada pelatihan khususnya?dimana saya bisa menemui pelatihan bekam ini?terutama untuk akhwat.
@ sementara ini masih sangat jarang, coba ditanyakan ke as-sabil jakarta di http://www.assabil-aho2.com/
Posted by Moest on 26 February, 2011 at 17:06
kl titik untuk oarang terkena struk dimana ya yg lebih baiknya?
@ titiknya di puncak kepala (ummu mughits), kaahil (punuk), al-akhdaain (bawah telinga) serta bagian tangan dan kaki yang terkena stroke..
Posted by Noor Lailafianda on 23 January, 2011 at 19:56
assalamualaikum..
sakitnya rematik dijari kaki dan tangan,titik bekamnya dimana?mohon penjelasannya
@ Wa’alaikumussalaam warohmatullaahi wabarokaatuh.
di sekitar tempat yang sakit tersebut, hati-hati..hindarilah membekam persis di sendi pergelangan tangan, ketiak dan siku serta lutut karena bisa menyebabkan keluhan sakit/pegal/kebas.
Posted by iqbal on 18 October, 2010 at 23:19
Assalamu’alaikum, Sudah hampir dua bulan ini saya merasakan linu-linu di kaki saya, yaitu betis dan paha, terutama pada sa’at bangun tidur saya merasakan linu itu, Kalau boleh tau, Penyakit apa yang menimpa saya ini, dan di bagian mana saja titik yang harus di Bekam,
Trima kasih.
Wassalam
@ Wa’alaikumussalaam warohmatullaahi wabarokaatuh.
harus dilakukan pemeriksaan dulu untuk mengetahui penyakit tersebut. Penanganannya dengan bekam di sekitar lokasi yang sakit dan titik-titik bekam utama lainnya.
Posted by Indarto on 15 August, 2010 at 11:20
assalamu alaykum
Mohon petunjuk untuk titik bekam pada penderita reumatik dan yang di serang adalah di daerah lutut.
jazakallah khair
@ Wa’alaikumussalaam Warohmatullaahi Wabarokaatuh.
titiknya di : ada 4 titik di sekitar lutut (samping dalam lutut atas dan bawah serta samping luar lutut atas dan bawah). tidak boleh dilakukan pembekaman tepat di bagian lututnya.
Baarokallaahu fiikum.
Posted by Arif Mustakim on 26 July, 2010 at 19:44
Assalaamu’alaikum, di mana atau apakah ada titik bekam untuk sakit asam urat? Mohon penjelasan, trimakasih.
@ Wa’alaikumussalaam warohmatullaahi wabarokaatuh.
Titiknya di kaahil, akhda’ain (urat leher kanan kiri), titik daerah ginjal dan sekitar bagian tubuh yang sakit karena asam urat (misal. kaki/tangan).
Posted by ibnu cali on 16 July, 2010 at 07:39
apakah struk yg sudah bertahun2 bisa sembuh dg dibekam? titik mana saja yg dibekam?
@ Bekam memberikan manfaat yang baik sekali untuk penderita stroke, yang jelas Bekam dapat mencegah serangan stroke ulangan. Berdasarkan pengalaman saya pribadi hasil maksimal perbaikan adalah 70 % pada pasen dengan stroke > 1 tahun.
Titik bekamnya sangat banyak, mulai dari kepala, punggung tangan dan kaki. Dilakukan Bekam setiap 1 minggu sekali selama 2-3 bulan.
Posted by Abu Shofiyah on 10 May, 2010 at 21:01
Assalamuálaikum. Sangat menarik sekali. Titik2 bekamnya dimana saja ya?
@ Wa’alaikumussalaam warohmatullaahi wabarokaatuh.
afwan, baru balas.. titiknya di kaahil/tengkuk, titik ginjal dan di bagian tubuh yang sakit (kecuali titik larangan, seperti lutut, siku, dll)